You’re there on the phone
Posted by admin at 11:41 pm in Love, Ordinary day, a work of fiction

A rhythem, some empathy, it sets a deep tone
before you know it, you’re there on the phone

A voice softly heard, behind their past prose
sounds somehow so right, no wonder you chose

Oh Damn! I think I already addicted to you

You’re there on the phone has 6 Comments

  1. puisinya bagus mbak!

    malam, sahabat. mampir ke blog aku ya, ada artikel tentang manfaat tempe untuk mencegah kanker payudara. Ayo budayakan makan tempe!

  2. versi indo dunk :D
    @atisatya: boleh ngiklan ya? hehe

  3. @antown : ini nih versi indonya.. tp kalau di translate in malah keliatan wagu dan jelek ya..

    Sebuah irama, beberapa empati, itu membuat nada yang dalam
    sebelum kamu tahu itu, kamu ada di sana di telepon

    Sebuah suara lembut terdengar, di balik prosa masa lalu
    suara yang entah bagaimana begitu tepat, yang kamu pilih

    Oh Sial! Saya pikir saya sudah kecanduan kamu

  4. Jangan kecanduan Fa .. nanti merusak kesehatan hehehe .. :)

    Oia boLeh ditambahin ga? seteLah baris paLing bawah:
    ” Karna kamu candu mungkin suatu saat saya harus berpikir untuk memusnahkan kamu ..”

    hahaha ..

    ——————————–

  5. Oia buat atisatya arifin .. saya juga termasuk yang hobi banget makan tempe goreng, itu saLah satu menu yang menyenangkan buat saya (apalahi pake sambeL hahaha)

    Tapi yang beLum saya coba adaLah makan tempe sambiL meLihat payudara … hahahahaahahaa … piissssss kawan, sumpah saya hanya becanda :) :) :)

  6. tapi kyaknya nulis “rhytem” gak pake “e” deh, cukup “rhythm” aja kali yah?,,

    CMIWW :D

Leave a Comment