Si mungil Rahayu pun tak berdaya
Posted by admin at 4:09 pm in Ordinary day, Personal

Rahayu Puji Lestari namanya, bocah berumur 15 bulan ini rupanya nasibnya belum sesuai dengan arti namanya. Rahayu yang berarti Sejahtera. Betapa tidak? Seorang balita perempuan ini , Rahayu Puji Lestari dari dusun Bleder, desa Margolelo, kecamatan Kandangan, Temanggung tidak memiliki anus.

foto-rahayu

Operasi pembuatan anus buatan telah dilakukan dengan biaya sekita Rp.11jutaan ditanggung oleh pemerintah. Namun untuk obat-obatan dan pembelian alat tambahan berupa busi (kami juga tidak tahu kenapa nama alatnya demikian), harus dibeli sendiri oleh orang tua Rahayu. Belakangan saya tau alat-alat itu digunakan untuk memancing jalannya kotoran ke dalam anus buatan ketika saya diberi kesempatan untuk melakukan misi sosial menyalurkan bantuan ke orang tua dari Rahayu ini.

Perjalanan yang tidak biasa. Bayangin saja.. hari pertama puasa dengan cuaca yang sangat panas, mungkin bagi sebagian orang akan memilih untuk istirahat dirumah. Terlebih-lebih ketika mengetahui Trek yang akan dilalui adalah jalanan naik-turun, berliku-liku lengkap dengan jurang di kiri kanannya. Wah.. ngeri, saya aja belum pernah melewati trek2 yang seperti itu sendirian.

Akhirnya dengan kemantaban hati, kami bertiga berangkat. Usna dan Wowok yang berboncengan berdua, dan kebetulan saya naek motor sendiri. Wowok dan Usna juga sempet menghawatirkan saya harus naik motor sendirian, cewek pula. FYI saya bukan biker yang handal hihihi..

1 jam perjalanan dari rumah saya, dan yang dikhawatirkan terjadi juga.. saya jatuh dari motor di pertigaan ujung desa yang kalau belok kekiri turunan tajam, dan kalau lurus adalah jalan naek yang curam. Dan dipinggir jalan adalah hutan dan jurang. Aduhh.. ternyata masih ada ya Desa di tempat yang sesepi ini?

Sempet give up, takut melanjutkan perjalanan mengingat rute yang tidak biasa dan tak satupun dari kami tau dimana desa itu berada. Mau nanya ke orang, sepi.. ndak ada yg lewat. Setelah menunggu beberapa lama.. ada bapak2 yang lewat, dan ketika kami tanyakan ternyata Desa Margolelo tinggal 1 kali turunan ke kiri.. Alhamdulillah akhirnya nyampe juga.

Bertemu dengan ibu lurah terlebih dahulu, kemudian kami diantarkan ke rumah Ibu Sriamah orang tua Rahayu. Rahayu ternyata manis, anaknya ceria sepintas orang-orang ndak bakalan ngeh kalau dia punya kelainan karena pembawaannya yang ceria itu.

Setelah ngobrol, bercanda dengan Rahayu dan ngasih bantuan, kamipun pamit. Eh tau-tau kami dibawain 3 kerdus Criping Lenteng oleh ibu Sriamah(criping yang dibuat dr ketela, bentuknya bulet tipis) Katanya ini merupakan komoditi utama penduduk desa Margolelo. Senengnya lagi, ada 2 cowok di desa itu yang dengan senang hati mengantarkan saya sampai ke jalan yang tidak begitu curam hehehe.. Akhirnya bisa sampai rumah dengan selamat.

Oh iya, bagi yang berempati dengan penderitaan Rahayu, Silakan sumbangkan sebagian rejeki Anda untuk membantu Rahayu melalui Lumbung Zakat Temanggung.

Silakan transfer ke rekening ini:

No. 6760.151.899 Bank BCA An. Ismawati

No. 155.00.0094723.7 Bank Mandiri An. RPH Listyarini

Rekening INFAQ dan SADAQAH

No. 6760.151.988 Bank BCA An. Ismawati

No. 155.00.00947245 Bank Mandiri An. RPH Listyarini

Rekening TABUNGAN KURBAN

No. 6760.151.881 Bank BCA An. Ismawati

No. 155.00.0094728.6 Bank Mandiri An. RPH Listyarini

Si mungil Rahayu pun tak berdaya has 4 Comments

  1. Oalah nduk, perjuanganmu.. Semoga Rahayu mendapatkan pengganti berlimpah dari Allah dari deritanya, aamiin.

    Keep the good work dear, mwah ;)

  2. @Jeng kopisusu

    Thankyou doanya dear..
    mwaahh..

  3. no relief with prozac %-DD xanax nerve pills =-[[ s lja valium bfvf ciprofloxacin discovery fukb lexapro and alcohold aggresive >:))

Leave a Comment